Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres)
Universitas Jember tahun 2013 ini menorehkan sejarah tersendiri bagi Fakultas
Hukum. Mengapa tidak, setelah bertahun-tahun gelar juara mawapres selalu disabet
oleh Fakultas Kedokteran (FK) pada tahun 2011-2012 lalu, di tahun 2013 ini gelar
juara berhasil diraih oleh kandidat dari Fakultas Hukum Universitas Jember.
Ananda Naila Rizki Zakiah atau yang biasa disapa Naila ini berhasil menyandang
gelar juara dalam ajang kompetisi mahasiswa bergengsi ini.
Acara yang
dilaksanakan di Gedung Rektorat pada setiap tahunnya ini diikuti oleh seluruh
mahasiswa berprestasi pilihan dari setiap fakultas maupun program studi yang
ada di Universitas Jember. Melalui serangkaian tes seleksi, yang dimulai dari masing-masing
tingkat fakultas hingga menuju ke tingkat universitas, merupakan suatu
pencapaian yang sangat luar biasa. Di tahun 2013 ini, pemilihan mawapres
diikuti oleh 37 peserta dari seluruh perwakilan fakultas yang berada di
Universitas Jember. Selanjutnya, berkas berupa karya tulis ilmiah (KTI) serta
serangkaian tes meliputi bahasa Inggris menyaring peserta tersebut menjadi 15
kandidat mawapres.
Kelimabelas kandidat tersebut selanjutnya melaksanakan
serangkaian tes, yang meliputi presentasi KTI dalam bahasa Indonesia,
presentasi dalam bahasa Inggris, serta tes kepribadian. Tes-tes tersebut dilaksanakan
dengan tujuan untuk menyeleksi mahasiswa yang benar-benar berkualitas, baik di
sisi kognitif maupun kepribadiannya (moral serta etika). “Tes tersebut telah dilaksanakan
pada 23-25 Mei lalu”, ujar Edi selaku ketua panitia seleksi Mawapres
Universitas Jember tahun 2013.
Dari 15 kandidat mawapres, dimampatkanlah jumlah kandidat hanya menjadi 5 orang, yakni Asihanti Rosita Ferdiana, Winang Surya Utama, Rosyid Ridho, Naila Rizki Zakiah, serta Hendri Jaya Permana. Kelima kandidat tersebut selanjutnya menjalani tes ketiga, berupa uji publik yang dilaksanakan pada 1 Mei 2013 di Gedung Rektorat Universitas Jember lantai 3.
Suasana tegang menyelimuti sanubari keempat kandidat.
Satu kandidat tidak dapat menghadiri uji publik tersebut dikarenakan sedang
mendapat tugas di luar negeri, yakni mengikuti lomba karya ilmiah di Taiwan. Namun,
keadaan tersebut tidak merubah essensi dari seleksi mawapres tahun ini.
Euphoria
kompetisi tampak jelas saat sesi seleksi debat dimulai. Masing-masing kandidat
berusaha untuk mempertahankan argumentasinya dengan pemikiran logis dan
penyampaian yang lugas. Setiap kandidat menampilkan performa terbaiknya dalam
kompetisi mawapres ini. “Potensi yang menjadi kelebihan saya bila terpilih
menjadi mawapres adalah saya selalu berusaha untuk terus belajar dan memajukan
nama baik almamater saya serta keluarga saya”, salah satu jawaban singkat nan
tegas dari Naila saat menjawab pertanyaan dari dewan juri. Proses uji publik
ditutup dengan acara sharing dari pihak kandidat dengan para undangan
yang hadir.
Suasana
di ruangan semakin menegang saat detik-detik pengumuman juara mawapres tiba.
Wajah para kadidat mawapres kembali terlihat pucat menunggu pengumuman
tersebut. Hal yang sama juga tampak pada setiap wajah para undangan yang hadir
dalam acara tersebut.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, yang merupakan
nilai kumulatif dari seleksi kedua (tes presentasi dan kepribadian) serta nilai
dari seleksi ketiga (uji publik), dewan juri menetapkan dan memutuskan bahwa
yang menjadi juara dalam ajang mawapres Universitas Jember tahun 2013 adalah
Saudari Naila Rizki Zakiah dari Fakultas Hukum. Sedangkan posisi kedua diduduki
oleh Asihanti (FK) dan disusul Winang (FKIP), Hendri (FKG), serta Rosyid
(FTP). “Suatu kebanggaan tersendiri bagi saya telah menerima penghargaan ini.
Kedepannya, semoga saya bisa mengemban amanah ini hingga tingkat nasional”, ujar
Naila sesaat setelah memperoleh kemenangan atas mawapres tersebut. Dan kemenangan
tersebut menjadi salah satu torehan prestasi yang berhasil ia sumbangkan kepada
almamaternya, yakni Fakultas Hukum Universitas Jember.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar